in ,

Salut…! Kejari Sintang Raih Predikat WBK dari Kemenpan RB

POTO : Kajari Sintang potong tumpeng setelah raih penghargaan WBK (Nduk Susi).

jaringinfo.com, SINTANG-Kerja keras dibarengi keikhlasan dilakoni seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang akhirnya membuahkan hasil gemilang.

Hal itu terbukti dengan raihan penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Capaian ini, tentunya setelah melalui proses yang panjang yang tak kurang sejak dari tiga tahun lalu.

Seremoni penyerahan penghargaan tersebut disampaikan oleh Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui zoom meeting, senin(21/12/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sintang, Imran mengungkapkan apa yang diterima dalam predikat WBK tahun 2020 ini adalah bentuk keberanian dan komitmen.

Selaku pimpinan, ia akan terus berkomitmen secara konsisten untuk berperan sebagai role model bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Tentunya, komitmen itu harus sejalan dengan pembangunan zona integritas,”uajrnya.

Pria yang dikenal ramah inipun menyebut program perubahan dan tidak puas hanya dengan WBK saja, melainkan sampai mendapat penghargaan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Program tidak berhenti di WBK saja. Tetapi kita harus ke WBBM. Saya berharap, Kejari Sintang dapat terus berinovasi untuk berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan semoga tahun depan Kejari Sintang dapat memperoleh predikat WBBM,” ungkapnya penuh harap.

Menurut Imran, hal ini merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan organisasi Kejaksaan RI yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan professional dalam mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur Kejaksaan yang bersih dan bebas dari KKN, meningkatnya pelayanan prima serta meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja.

“Dalam perjalanannya, tentu terdapat kendala yang dihadapi, diantaranya adalah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN, diskriminasi dan lemahnya pengawasan. Guna menghilangkan perilaku penyimpangan anggota tersebut telah dilakukan langkah-langkah strategis melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” paparnya.

Penetapan satuan kerja (satker) sebagai WBK tersebut dimaksudkan menjadi area percontohan penerapan pelaksanaan reformasi birokrasi pada satker-satker di lingkungan Kejaksaan melalui pembangunan zona integritas. Tentunya dengan menerapkan instrumen Zlzona integritas berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan Instansi Pemerintah, yang meliputi 6 (enam) area perubahan di bidang Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

“Kejaksaan Negeri Sintang Melakukan pembangunan Zona Integritas dari Tahun 2019, namun di Tahun 2019 kita belum meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi dari Kemenpan RB, karena masih ada kekurangan setelah evaluasi dari hasil pembangunan Zona Integritas di Tahun 2019,”jelasnya.

Ditambahkan, dengan semangat dan komitmen bersama, di Tahun 2020 Kejaksaan Negeri Sintang membangun zona integritas dengan berpedoman kepada 6 (enam) komponen pengungkit, yaitu:

1. Manajemen Perubahan

2. Penataan Tatalaksana

3..Penataan Sistem Manajemen SDM

4. Penguatan Akuntabilitas Kinerja

5..Penguatan Pengawasan

6. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

“Setelah melaksanakan seluruh komponen tersebut, ditahun 2020 ini Kejaksaan Negeri Sintang berhasil mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan akan meningkatkan capaian menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Tahun 2021,” pungkasnya.

 

 

 

 

Pewarta : Nduk Susi.

Editor     : Sery Tayan.

 

Begini Harga Eceren Tertinggi LPG pada Masing-masing Kecamatan di Kabupaten Landak

Yonmarhanlan XII bersama SBMI Bagikan Sembako Kepada Nelayan di Sungai Pinyuh