in

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas Berhasil Gagalkan Masuknya 4 Kg Sabu dan 500 Ekstasi

POTO : Barang bukti yang berhasil diselamatkan Prajurit Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Pos Koki Sajingan Terpadu di wilayah Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas (Ist).

jaringinfo.com, SAMBAS- Personel Satgas  Yonif 642 Kapuas, Pos Koki Sajingan Terpadu di wilayah Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas sukses menggagalkan masuknya narkoba jenis sabu seberat 4,092 Kilogram (Kg) serta 500 pil ekstasi, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 15.30 Wib.

Sabu-sabu dan ekstasi itu diamankan prajurit Satgas Pamtas dari tiga orang terduga masing-masing berinisial A (38) tahun, EY (32) dan HJK (32).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilisnya di Pos Koki Sajingan Terpadu, Kabupaten Sambas, Rabu (23/12/20) mengungkapkan penangkapan terhadap ketiga orang dan barang bukti itu bermula  Danpos Sajingan Terpadu, Lettu Inf Anshari memerintahkan angggota pos nya melaksanakan kegiatan ambush yang dipimpin bintara pelatih (Batih) Pos Sajingan Terpadu, Sertu Satria bersama 6 orang anggota lainnya di Sektor Jalan Tikus Desa Sebunga.

Dari hasil penyelidikan dan pendalaman oleh Tim Gabungan Satgas Pamtas dengan Satgas Intelijen yang berada di perbatasan wilayah Aruk. Maka diperoleh pelaku akan membawa barang tersebut ke Singkawang dengan imbalan Rp 12 juta per kilogram.

“Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil dari sinergitas kerjasama dan tukar informasi antara Satgas Pamtas Yonif 642/Kps, Satgas Intelijen dan Satgas Teritorial yang berada di wilayah perbatasan Aruk, serta seluruh komponen pilar perbatasan Aruk (Bea Cukai, Karantina, Imigrasi dan Kepolisian Aruk,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk penyidikan dan pengembangan lebihlanjut kasus ini akan dilimpahkan ke BNN Provinsi Kalimantan Barat. (mK).

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor/uploader : redaksi jaringinfo.com.

Pantau Kesiapan Pengamanan Natal, Kapolda Kalbar Tinjau 6 Kabupaten

OSO : Pengurus Hanura Siapkan Verifikasi Parpol Jelang Pemilu 2024