in

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Dua Pria Diamankan Petugas Polsek Belitang Hulu

POTO : Kedua terduga tindak persetubuhan anak dibawah umur (tengah) didampingi petugas (ISt).

jaringinfo.com, SEKADAU-Dua orang pemuda masing-masing berinisial RK (23) bersama kawannya AB (24) diamankan petugas Polsek Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Kedua pria ini disangkakan pelaku tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang terjadi di Desa Balai Sepuak.

Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko melalui Kapolsek Belitang Hulu Iptu Pulung Bagaskoro mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (23/12/2020) sore pukul 16.00 WIB.Saat kejadian, korban RN (15) berada di rumah sendirian dan sedang beres-beres di dapur.

Kemudian pelaku RK (23) bersama kawannya AB (24) langsung masuk ke rumah korban menuju dapur. Korban sempat bertanya kepada pelaku mengenai maksud kedatangannya ke rumah tersebut. Korban takut ada kesalahpahaman, terlebih orang tua korban sedang tidak ada di rumah.

Tetapi pelaku RK tidak peduli dan hanya menjawab kedatangannya lantaran rindu dengan korban karena sudah lama tidak bertemu.

“RK kemudian memaksa korban untuk berhubungan badan. Korban sempat berteriak dan meminta tolong kepada AB (teman pelaku). Namun AB tidak mau membantu sama sekali. Justru keduanya melakukan aksi bejat itu secara bergiliran,” ungkap Kapolsek Belitang Hulu.

Ditambahkan, keduanya baru berhenti melakukan aksi bejatnya setelah mendengar suara sepeda motor orang tua korban yang datang. Kedua pelaku tersebut kemudian melarikan diri dengan meninggalkan sejumlah barang bukti di tempat kejadian.

“Korban ditemani orangtuanya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belitang Hulu. Tidak berselang lama, kedua pelaku berhasil diamankan di salah satu rumah warga yang masih berkerabat dengan pelaku,” jelas dia.

Kapolsek membeberkan, saat diamankan tidak ada perlawanan dari kedua pelaku, selanjutnya mereka dibawa ke Mapolsek Belitang Hulu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku melakukan aksi bejatnya dibawah pengaruh minuman keras. Diketahui, pelaku RK adalah warga asal Sintang yang dikenal korban karena ia tinggal di rumah kerabatnya dan bertetangga dengan korban. Sementara korban tidak mengenal AB yang merupakan teman RK.

“Kedua pelaku saat ini sudah kita amankan beserta sejumlah barang bukti diantaranya, pakaian yang dikenakan korban, handphone dan sandal pelaku. Kami juga mengamankan sebungkus miras jenis arak beserta satu unit sepeda motor pelaku,”ungkap Bagas.

IPTU Bagas meyebutkan, para pelaku dikenai Pasal 81 ayat (1) dan (2) atau Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

 

 

 

 

 

 

Pewarta/sumber : Humas Polres Sekadau.

Editor : Sutarjo Selalong.

5 Penumpang Pesawat dan 20 Pengunjung Warkop di Pontianak Positif Covid-19

Hati-hati, Sejumlah Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang