in

Hadiri Peringatan HUT ke-2 Sanggar Kuda Lumping Mekar Budoyo, Ini Pesan Bupati Sintang

POTO : Bupati Sintang saat memotong tumpeng, peringatan HUT ke-2 sanggar Kuda Lumping Mekar Budoyo (Ist).

jaringinfo.com, SINTANG-Peringatan HUT Kuda Lumping Mekar Budoyo ke-2 berlangsung penuh dengan penuh kesederhanaan, mengingat masih merebaknya pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Sebelumnya, pada peringatan HUT ke-1 diperingati dengan sangat meriah, dan ditandai dengan pagelaran tari kuda lumping hingga .dini hari.

Namun kali ini diperingati hanya dengan potong tumpeng oleh Bupati Sintang Jarot Winarno berlangsung di Jalan Padat Karya Merano Kapuas Kanan Hulu Sintang pada Selasa,(29/12/2020)

Ketua Sanggar Budaya Kuda Lumping Mekar Budoyo Supriyadi Gulton mengaku masih butuh uluran tangan dari pemerintah daerah.

“Terima kasih Pak Bupati Jarot Winarno telah sudi hadir memenuhi undangan kami yang kedua kalinya. Pada usia yang masih labil ini kami butuh perhatian dan bantuan dari Pemkab Sintang agar kami tetap ada dan tumbuh dewasa,”ujarnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Pemuda Jawa Trinanto menurutnya peringatan HUT Mekar Budoyo yang kedua ini sebenarnya direncanakan seperti tahun sebelumnya dengan menggelar tari kuda lumping. Namun setelah rembung dengan, karena ditengah pandemi Covid 19 dan menyambut malam pergantian tahun maka tidak boleh ada kerumunan.

“Ini mengacu Surat Edaran Bupati Sintang dan maklumat Kapolri untuk tidak berkerumun. Ya awalnya memang sudah kita rencanakan akan njoget jaranan (nari kuda lumping-red ). Akhirnya dengan berbagai pertimbangan kita batalkan dari pada dibubarkan aparat hukum. Maka  kita memutuskan hanya potong kue ultah dan potong tumpeng saja,”beber Trinanto.

Menurut dia, perlu disyukuri diusia dua tahun ini Mekar Budaya masih bisa beroperasi meski jalannya masih merangkak. Dan sejauh ini Mekar Budoyo legalitasnya juga belum terpenuhi.

“Mekar Budoyo sejauh ini belum ada pemasukan, mengingat selama ini hanya kerja sosial dan tidak pernah ada yang ngundang (ditanggap red). Sebab itu kami minta perhatian khusus dari pemerintah daerah, dengan syukuran yang kita gelar hari ini. Mudah – mudahan dalam waktu dekat kita bisa tampil diundang orang sehingga membuahkan hasil,” paparnya.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengucapkan selamat ulang tahun yang ke dua, dengan demikian diharapkan usia Sanggar Budaya Mekar Budoyo panjang umur hingga 50 tahun kedepan.

Dikatakan Jarot, letak Sanggar Budaya Mekar Budoyo ini kan berdirinya didaerah Merano notabene pandangan orang  negatif. Sebab itu pihaknya sangat mendukung jika masyarakat setempat mendirikan group kesenian.

“Kita kan meliat kontek daerahnya kan, Merano ini kan dipandang negatif dengan orang luar daerah. Nah dengan adanya sanggar budaya Mekar Budoyo ini saya sangat suka. Sebab, menurut saya pembentukan akal budi yang baik, termasuk agama maupun kesenian itu menyentuh. Selain bidang keagamaan kita bantu surau dan lainya juga melalui kesenian seperti ini ,”ujar Jarot.

Untuk di daerah Merano jika diundang pihaknya selalu datang dan ini kali kedua diulang tahun Mekar Budoyo ,karena ini salah satu support untuk mereka. Yang utama harapannya untuk merubah akal budi warga setempat bisa hidup rukun bermasyarakat.

“Saya suka anak-anak kecil ikut tampil, artinya pelestarian budaya itu ada. Pada saatnya nanti harus ada dialog budaya karena Sintang ini bukan ruang kosong. Sebab Sintang ini hidup berdampingan ada budaya Melayu, Dayak, Cina, Padang ,Batak,Jawa dan lain-lain untuk menjaga kerukunan kita,” katanya.

Kedepan pihaknya bakal bantu melalui kelembagaan, jika sudah terpenuhi legalitasnya Mekar Budoyo.

“Sekarang saya bantu Mekar Budoyo secara pribadi dulu. Nah nanti jika sudah lengkap secara administrasi legalitasnya baru kita bantu dari pemerintah,” tegas Jarot.

 

 

 

 

Pewarta/editor :Nduk Susi.

 

 

 

 

 

Diduga Tenggak Racun Rumput, Seorang Pria di Sungai Kunyit, Mempawah Meninggal

Jaga Kamtibmas, Polres Sintang Sambangi Objek-objek Vital