in

Kapolres Sekadau : Rayakan Malam Tahun Baru 2021, dengan Berdoa dan Berzikir

POTO : Kapolres Sekadau, AKBP K.Trei Panungko didampingi Kabag Ops AKP Muhammad Jainudin saat menggelar Press Conference akhir tahun 2020 (Ist).

jaringinfo.com, SEKADAU-Kapolres Sekadau, AKBP K.Trei Panungko didampingi Kabag Ops AKP Muhammad Aminudin beserta jajarannya menggelar Press Conferenci akhir tahun 2020.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolres Sekadau Rabu, (30/12) 2020 pagi.

Dalam sambutannya Kapolres Sekadau mengungkapkan capaian hasil kerja penangganan kasus selama tahun 2020.
Selain itu Kapolres juga mengungkapkan bahwa pelaksanan Pilkada di kabupaten Sekadau berjalan dengan aman, artinya, selama pelaksanaan masa kampanye sampai dengan hari pencoblosan dan penghitungan suara,situasi tetap aman dan terkendali.

Hanya saja, saat ini semua pihak masih menungu hasil sidang di Makamah Konstitusi (MK) yang di laporkan oleh Paslon 02.

Sedangkan mengenai perbandingan kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Sekadau.

“Perbandingan angka kejahatan sesuai jenis yakni Konvensional tahun 2020 menurun dibandingkan dengan tahun 2019. Pada tahun 2019 ada 70 kasus sedangkan tahun 2020 ada 55 kasus,” paparnya Selasa,(30/12/2020) di Sekadau.

Sedangkan kata dia lagi, untuk kejahatan jenis transasional tahun 2019 ada 15 kasus, sedang tahun 2020 ada 9 kasus.
Lain hal dengan kasus jenis kejahatan kekayaan negara hanya 1 kasus. Sedangkan tahun 2020 tidak ada kasus.
Untuk kejahatan jenis kontijensi sambung dia lagi, hanya 1 kasus di tahun 2020 nihil.

“Jika di lihat dari tren kasus dari tahun ke tahun cenderung turun sekitar 25 persen. Itu artinya, dengan adanya penurunan kasus itu artinya kesadaran masyarakat sudah semakin baik,”ucap Kapolres.

Sedangkan pada penindakan kasus pelanggaran lalu lintas secara umum memang mengalami penurunan, dimana angka tilang dari 4.605 pada tahun 2019 menjadi hanya 907 pada tahun 2020.

Turunnya kasus tilang sambung dia lebih disebabkan adanya imbauan dari Kakorlantas Mabes Polri yang mengharuskan jajarannya hanya memberikan teguran secara humanis dan penerapan Prokes dibandingkan dengan penindakan tilang bagi pengendara.

“Namum demikian bukan berarti penegakan hukum kita abaikan. Karena kita lebih menekankan cara edukasi,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang akan merayakan tahun baru Kapolres mengimbau, agar dalam merayakan malam pergantian tahun baru dirayakan dengan sederhana.

Atau dengan berdoa dan berzikir di rumah. Tujuannya, agar tidak muncul klaster-klaster baru penyebaran covid-19.
Ia juga meminta agar ketika menyalakan kembang api hendaknya tidak terlalu berlebihan.

Selain itu tambah dia, perayaan penyambutan pengantian tahun tidak diperkenankan, pawai.motor dan berkerumun, jika masih ada yang pawai maka kita akan tindak tegas yakni dengan cara dibubarkan.

“Tujuannya jelas,agar tidak ada lagi terjadi klaster baru penyebaran Covid-19, yakni klaster tahun baru,” ingatnya.

 

 

 

 

 

Pewarta/editor : Sutarjo Selalong.

Tragedi Pembunuhan di Sungai Pinyuh, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kapolres Mempawah : Pers Merupakan Pilar Keempat Dalam Demokrasi