in

Soal Mutasi di Lingkungan Pemkab Sekadau, Ketua Fraksi Nasdem Katakan Ini

POTO : Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sekadau,Teguh Arif Hardyanto (Sutar).

jaringinfo.com, SEKADAU- Mutasi sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sekadau pada 30 Desember 2020 mendapat kritikan keras dari berbagai kalangan. 

Menyadur radarkalbar.com group jaringan info.com, meski sebenarnya tidak melanggar aturan. Namun kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk kepanikan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

“Penerbitan SK mutasi oleh Bupati terhadap sejumlah ASN merupakan bentuk penggembosan terhadap pemerintahan yang baru. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpin tersebut tidak berjiwa besar,” ungkap Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sekadau,Teguh Arif Hardyanto kepada media ini,Jumat (22/1/2021) di Sekadau.

Teguh menuding kebijakan mutasi ASN yang dilakukan lebih kurang tiga pekan usai Pilkada 9 Desember 2020 tersebut lebih kental dengan nuansa politis, dibanding asas manfaat. Terlebih, petahana kalah dalam perhitungan suara pada Pilkada 2020 lalu.

“Seharusnya diakhir masa jabatan ini Bupati menuntaskan pekerjaan pekerjaan yang belum terselesaikan, khususnya pembangunan infrastruktur ataupun persiapan persiapan pengalihan kekuasan di masa transisi ini,” katanya

Teguh juga mengkritisi Kepala BKPSDM Kabupaten Sekadau. Sebagai pejabat profesional, Teguh berharap BKPSDM dan tim Baperjakat Kabupaten Sekadau dapat memberikan masukan yang baik kepada kepala daerah. Sehingga kedepan pemerintahan yang baru dapat langsung bekerja tanpa dibebani persoalan kekurangan tenaga yang handal untuk menjalankan visi misi bupati terpilih.

“Kepala BKPSDM jangan malah menyampaikan alasan-alasan pembenaran terhadap proses mutasi itu. Kalau dibilang sudah lama, kenapa mutasi itu harus dilakukan di akhir jabatan bupati. Ini menjadi pertanyaan, ada kepentingan apa,” ulasnya.

 

 

 

 

 

 

Pewarta/editor : Sutarjo.

Ngeng…Ngeng..! Suara Knalpot Racing Bikin Warga Bising

Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Para Tokoh Agama