in

Bahas Isu-isu PMI, Pengarah (Direktur) Jabatan Tenaga Kerja Sarawak Sambangi Konjen RI

POTO : Saat pertemuan Direktur Jabatan Tenaga Kerja Sarawak dengan Konsul Jenderal RI di Kuching membahas isu-isu PMI di Sarawak (KJRI).

jaringinfo.com, KUCHING – Konsul Jenderal RI di Kuching menerima kunjungan Pengarah (Direktur) Jabatan Tenaga Kerja Sarawak, Encik Awang Raduan bin Awang Omar, Senin (15/3/2021).

Saat itu, hadir pula beberapa Kepala Bagian dari Bidang Maklumat Pegawai, Bagian Penguatkuasaan (Enforcement), Bagian Standard Perburuhan, dan Bagian Penggajian Pekerja, dan staf ahli dari Pengarah (Direktur) Jabatan Tenaga Kerja Sarawak.

Kunjungan hormat itu, sekaligus melakukan pertemuan koordinasi untuk membicarakan beberapa isu-isu dan permasalahan yang berkaitan dengan Tenaga Kerja Indonesia di Sarawak.

Beberapa isu yang disampaikan oleh Direktur Jabatan Tenaga Kerja Sarawak, antara lain sinkronisasi rosedur dan persyaratan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) baru yang akan masuk ke Sarawak untuk bekerja pada masa Pandemi Covid-19 ini.

Selain itu disampaikan juga informasi mengenai adanya sejumlah Dana Klaim Asuransi Kematian yang masih belum dituntut oleh Ahli Waris PMI yang meninggal di Sarawak. Dan diharapkan KJRI Kuching dapat membantu mencari informasi ahli waris yang sah di Indonesia.

Konjen RI Kuching menyampaikan penghargaan dan berterimakasih atas keputusan Pemerintah Sarawak untuk membuka kembali kemasukan pekerja asing terutama dari Indonesia dan berharap program pemasukan pekerja asing dengan SOP Baru itu tidak membebankan biaya di pihak PMI.

“Selain itu juga diharapkan agar Pemerintah Sarawak dapat mempertimbangkan syarat Vaksin kepada calon PMI sebelum masuk Sarawak, sehingga selain lebih aman juga tidak memerlukan waktu karantina yang lama,” ungkapnya.

KJRI Kuching juga mengharapkan adanya penetapan jumlah PMI yang disetujui masuk Sarawak sesuai dengan kuota permintaan dari perusahaan penerima PMI dan waktu proses dari awal rekrutmen di Indonesia sampai masuk Sarawak tidak terlalu lama.

Pada akhir pembicaraan, Pengarah Jabatan Tenaga Kerja (JTK) Sarawak menyatakan bahwa JTK membuka kesempatan dan bersedia menerima setiap Pengaduan atau Laporan dari PMI yang bekerja di Sarawak apabila ada permasalahan dengan Majikan/Perusahaan atau Pekerjaan mereka di Sarawak.

 

 

 

 

 

Pewarta/sumber : KJRI Kuching/fb

Jelang Pengukuhan April Mendatang, Kadin Indonesia Gelar Rapat Perdana

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid Saksikan Serah Terima KRI Alugoro-405