in

KPK RI Ingatkan Pemda Jangan Pindahkan Kas dari Bank Bengkulu

POTO : Saat Satgas Korsup Wilayah I KPK RI bertemu dengan jajaran Bank Bengkulu (ist).

jaringinfo.com, BENGKULU – KPK RI mengingatkan jajaran Bank Bengkulu untuk berhati-hati dengan perkara gratifikasi, baik yang diperoleh dari rekanan maupun yang diberikan kepada para aparat Pemerintah Daerah (Pemda).

Hal itu diungkapkan saat Satgas Korsup Wilayah I KPK RI, Maruli Tua, melaksanakan pertemuan dengan Direktur Utama, Komisaris, para Direksi, Pemimpin Divisi, Kepala Cabang & karyawan Bank Bengkulu, berlangsung di Kantor Pusat Bank Bengkulu pada 8 April 2021.

Maruli menyayangkan adanya informasi mengenai perpindahan kas pemda di Bengkulu ke Bank lain di luar Bank Bengkulu. KPK mendukung Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari semua Pemda berada di Bank Bengkulu sebagai representasi Bank Daerah.

Berdasarkan data Bank Bengkulu per 31 Desember 2020, posisi RKUD Bank Bengkulu di tahun 2020 berjumlah total Rp 205,44 Miliar. Angka ini menurun dibandingkan posisi RKUD tahun 2019 mencapai Rp 308,98 Miliar.

Maruli meminta Bank Bengkulu melaksanaan tiga hal, yaitu: satu, SMAP yang diparalelkan dengan pengembangan WBS yang terintegrasi sistem yang ada di KPK serta pembentukan Agen Pembangun Integritas.

“Mereka nantinya diharapkan menjadi champions integritas di Bank Bengkulu,” ujarnya.

Kemudian kedua, kerja sama pemasangan alat rekam pajak sehingga pembayaran pajak benar-benar masuk ke kas daerah di Bank Bengkulu. Tiga, terkait kewajiban penyampaian LHKPN oleh para wajib lapor di Bank Bengkulu kepada KPK.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : KPK RI

 

 

 

 

KPK Ingatkan Wajib Pajak di Manggarai Pajak Jangan Menunggak

KPK Pantau Optimalisasi Penerimaan Pajak Pemkot Bengkulu