in

Cegah Peredaran Miras di Perbatasan Papua, Prajurit Satgas Yonif 512/QY Gelar Sweeping

POTO : Prajurit Satgas Yonif 512/QY saat melaksanakan sweeping pengendara yang lewat di Jalan Trans Wamena Papua (Dispenad). 

jaringinfo.com, JAKARTA, – Guna langkah untuk mencegah peredaran minuman keras (Miras) di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Papua Nugini, Yonif Mekanis 512/QY Pos Sawiyatami melaksanakan sweeping dipimpin oleh Danpos Serka Rahmad Kusuma di jalan Trans Wamena-Jayapura di Kampung Sawiyatami, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/4/2021).

Dikatakan kegiatan sweeping yang dilakukan oleh anggota Pos Sawiyatami ini meliputi pemeriksaan kelengkapan identitas dan pemeriksaan terhadap barang barang-barang yang dibawa. Sweeping ini juga untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan serta agar terhindar dari tindakan ilegal.

“Sasaran sweeping ini adalah identitas diri masyarakat yang melintas dan barang-barang yang dicurigai, kegiatan ini juga bertujuan agar masayarakat patuh terhadap aturan pemerintah tentang larangan Miras serta patuh terhadap hukum,” terang Letkol Inf Taufik.

Dengan adanya kegiatan sweeping ini diharapkan masyarakat dapat taat terhadap hukum dan tidak membawa barang terlarang demi keamanan lingkungan serta ikut dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan.

Kegiatan sweeping ini dilakukan kepada seluruh pengendara yang melintas dan tetap memperhatikan prosedur Covid-19 dari pemerintah yang masih berlaku.

Kegiatan Sweeping yang dilakukan oleh anggota Pos Sawyatami selama 5 jam mulai pukul 10.00 – 15.00 WIT ini tidak ditemukan barang terlarang maupun identitas yang mencurigakan.

Daerah perbatasan merupakan daerah yang berpotensi sangat rawan untuk terjadi peredaran barang-barang terlarang oleh karena itu pemeriksaan secara rutin harus dilakukan.

 

 

 

 

 

Pewarta/sumber : Dispenad.

 

Bansos PKH Sudah Mulai Disalurkan Awal Puasa

KJRI Jeddah dan Masyarakat Bantu Pemulangan WNI Asal Sampang Jatim ke Tanah Air yang Menderita Lumpuh