in

KJRI Kuching Kembali Pulangkan WNI Kondisi Khusus dan Terlantar di Negeri Jiran

POTO : Saat petugas KJRI Kuching membantu pemulangan ke Indonesia 2 orang warga Kalbar kondisi khusus dan 4 orang WNI terlantar (ist).

jaringinfo.com, KUCHING – KJRI Kuching kembali membantu enam orang WNI/PMI kondisi khusus dan terlantar di wilayah tersebut. Para WNI/PMI yang dipulangkan via PLBN Entikong. 

Berdasarkan sumber media sosial resmi KJRI Kuching, keempat PMI/WNI ini  datang dan memohon bantuan agar dibantu proses pemulangannya ke Indonesia. Demikian pula dua orang WNI kondisi khusus tersebut.

Keenam WNI/PMI tersebut adalah Mustafa Kamridz Tuhulele  asal Ambon (Maluku), Peri Permata Putra asal Tasikmalaya (Jawa Barat), Mayuna  asal Kubu Raya, Kalbar dan Eko Ramadhani Lohom  asal Bengkayang (Kalbar) dalam kondisi terlantar. Untuk kedua WNI/PMI masing-masing  Misriah Hasan asal Kubu Raya, Kalbar, Adam, asal Sambas, Kalbar dalam kondisi khusus.

Keenam WNI/PMI ini mengaku ingin pulang ke Indonesia dan tidak memiliki biaya. Selain itu keenam WNI tersebut tidak memiliki dokumen yang syah.

Saat sambil menunggu proses penyelesaian dokumen perjalanannya, mereka ditampung sementara di Shelter KJRI Kuching.

Selanjutnya keenam WNI kondisi khusus tersebut pada tanggal 25 Juni 2021 dibantu KJRI Kuching dipulangkan ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Kab Sanggau Kalbar. Sebelumnya mereka telah melakukan test Covid 19 di RS KPJ Kuching dengan hasil negatif.

diketahui, pada tanggal 22 Juni 2021, Misriah Hasan asal Kubu Raya, Kalimantan Barat, datang ke KJRI Kuching memohon bantuan untuk dapat pulang ke Indonesia. Saat itu yang bersangkutan mengaku bekerja tidak menentu di Sarawak dan mengalami sakit yang diduga kanker. Kemudian yang bersangkutan juga tidak memiliki dokumen perjalanan yang syah.

KJRI Kuching segera menampung Misriah sementara di shelter KJRI Kuching untuk dibantu pemulangan ke Indonesia dan pengurusan dokumen perjalanannya.

Sebelumnya pada tanggal 18 Juni 2021, pihak Hospital Umum Sarawak menyerahkan seorang WNI/PMI yang terlantar dan telah menjalani rawatan di Hospital (Rumah Sakit) Umum Sarawak (HUS) atas nama Adam asal Sambas, Kalbar.

Pihak Rumah Sakit tersebut memohon bantuan KJRI Kuching untuk membantu proses kepulangannya ke Indonesia untuk melanjutkan pengobatan di Indonesia.

Sebelumnya ditangkap pihak Polisi Kuching Sarawak akibat penggunaan obat terlarang dan dimasukkan ke Rumah Sakit untuk perawatan. Karena statusnya sebagai warga asing yang terlantar, pihak rumah sakit menyerahkan yang bersangkutan kepada KJRI Kuching untuk dipulangkan dan selanjutnya dilakukan pengobatan lanjutan di Indonesia.

KJRI Kuching segera bantu menyelesaikan dokumen perjalanan yang bersangkutan sebelum proses pemulangan.

Kemudian proses memulangan berjalan lancar, saat tiba di PLBN Entikong mereka diterima Satgas Pemulangan WNI/PMI. Selanjutnya mereka akan dipulangkan ke kampung halamannya setelah menjalani protokol pencegahan Covid 19.

 

 

 

 

 

 

Pewarta /sumber : KJRI Kuching/fb.

Mentan RI Hadiri GITA 2021 di Probolinggo, Upaya Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Tekan Sebaran Covid-19, Bupati Indramayu : Semua Pihak Mesti Bahu Membahu Bersama