in

Kodrat Shah Pecat Dua Anggota DPRD Labura asal Hanura yang Ditangkap Sedang Dugem

Jaringinfo.com MEDAN–Ketua DPD Partai Hanura Sumut H Kodrat Shah menegaskan, tak akan menolerir dua anggota legislatif di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dari Fraksi Hanura yang ditangkap Satuan Narkoba Polres Asahan, kemarin.

Kedua anggota Partai Hanura dan anggota DPRD Labura yakni Jainal Samosir dan Febrianto Gultom akan dikenakan sanksi sesuai AD/ART Partai Hanura yakni segera dipecat atau di-Pengganti Antar Waktu (PAW)-kan.

“Partai Hanura tidak akan menolelir kadernya yang terlibat penggunaan narkoba. Sama halnya jika ada kader yang korupsi. Partai Hanura mengambil tindakan tegas sebagaimana UU dan AD/ART Partai,” kata Ketua DPD Hanura Sumut H Kodrat Shah kepada wartawan, Senin (9/8/2021).

H Kodrat Shah yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut mengatakan, tindakan tegas untuk kader partai yang menjadi anggota legislatif dan terlibat dalam kasus korupsi maupun Narkoba adalah PAW dari jabatan keanggotaan legislatif dan pemecatan dari keanggotaan sebagai kader partai.

“Partai Hanura adalah partai yang menjadi kekuatan hati nurani rakyat. Kami.akan melakukan tindakan seperti apa yang menjadi kehendak rakyat. Terima kasih,” tegas Dewan Redaksi media poskotasumatera.com ini.

Terkait anggota DPRD Labura Febrianto Gultom, Kodrat Shah juga menyampaikan, yang bersangkutan dalam proses PAW kepada Daulat Sonang Purba yang telah berproses dengan Surat Bupati Labura nomor 179/1173/TAPEM/2021 tanggal 29 Juli 2021 yang diteken Henri Yanto, SE, MM kepada Gubernur Sumut.

Surat Bupati Labura kepada Gubernur Sumatera Utara ini pada pokoknya meminta penetapan Daulat Sonang Purba menggantikan Febrianto Gultom menjadi anggota DPRD Labura sesuai Surat Ketua DPRD Labura No. 170/186/DPRD/2021 tanggal 27 Juli 2021 Perihal PAW Febrianto Gultom kepada Daulat Sonang Purba.

Terjaring Razia PPKM

Sebelumnya, Polres Asahan saat ini masih mengamankan 17 orang termasuk lima orang oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sabtu (7/8/2021) dinihari.

Kelima oknum anggota DPRD tersebut terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat berada di salah satu ruangan karaoke pada sebuah hotel di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Sebanyak lima anggota DPRD Labura yakni Jainal Samosir, Febrianto Gultom (dari Fraksi Hanura), M Ali Borkat (Fraksi dan Ketua DPC PPP Labura), Khoirul Anwar Panjaitan (Fraksi Golkar), dan Giat Kurniawan (Anggota DPRD Fraksi PAN) tertangkap basah karaokean dugem bersama tujuh wanita berpakaian seksi. Mereka dibawa ke SatNarkoba Polres Asahan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhan Batu Utara Indra Surya Bakti Simatupang mengecek langsung kelima anggota DPRD yang dugem dan diduga terlibat Narkoba di tempat hiburan malam.

Indra Surya Bakti Simatupang menyayangkan sikap anggota DPRD yang diduga terlibat narkoba. Ia menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.

Dirinya pun terkejut akan pengakuan mereka. “Iya mereka mengaku bersalah. Hal itu membuat kita prihatin. Benar, mereka masih dalam proses penyelidikan,” kata Indra kepada wartawan usai melihat langsung kedua anggota DPRD di ruang SatNarkoba Polres Asahan. (PS/SAUFI/RED)

Sumber : siberindo.co

Editor : Tim Redaksi Jaringinfo.com

Kemkominfo Jadwal Ulang Penghentian Siaran Televisi Analog

Peringati HUT ke-6 Mako Lantamal XII Pontianak Diserbu Masyarakat