in

KM Sarana Borneo Tenggelam di Melano, Dua Korban Ditemukan meninggal

Foto  : Tim SAR saat mengevakuasi salah satu korban yang di temukan telah meninggal. (Foto ist)

 

Jaringinfo.com KAYONG UTARA – Satu Unit kapal pengangkut pupuk KM Sarana Borneo dikabarkan tenggelam saat bersandar di Dermaga Metabe di Kecamatan Melano Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (18/8/2021) sekitar pukul 03.20 WIB.

“Informasi sementara yang kami dapatkan kapal ini membawa pupuk dan tengah bersandar di dermaga kemudian terdapat kebocoran di buritan sehingga menyebabkan kapal tenggelam. Dan kejadian itu baru kami dapatkan sekitar pukul 08.05 WIB” kata Kepala SAR Pontianak, Yopi Haryadi di Pontianak, Rabu.

Dijelaskannya, atas kejadian itu dari data yang di dapat, dua orang kru kapal selamat sedangkan dua lainnya masih hilang.

Lebih lanjut ungkap Kepala Kantor SAR Pontianak, saat ini pencarian kedua kru yang hilang ini langsung dilakukan.

“Saat ini juga kami ( tim SAR gabungan ) melakukan pencarian di tempat kejadian dan juga upaya mengapungkan kapal yang tenggelam ini,” ujarnya.

Masih menurut Yopi kedua korban masih berada di dalam kapal nahas ini.

” Saat badan Kapal berhasil mengapung tim menemukan kedua korban masih berada di dalam kapal namun sudah dalam kondisi meninggal dunia, proses evakuasi korban kemudian kami lakukan,” ujarnya.

Disampaikan, adapun data korban akibat insiden tenggelamnya  KM Sarana Borneo yang meninggal yaitu Piapet  seorang laki-laki berusia 22 tahun dan Karen seorang perempuan berusia 25 tahun.

“Kedua korban barhasil di temukan tim gabungan pencarian sekitar pukul 15.20 WIB, tak jauh dari lokasi teenggelamnya kapal,” ujarnya.

Sementara unsur-unsur yang terlibat dalam pencari korban terdiri dari petugas pos Unit Siaga SAR Kayong Utara, Polair Melano, Pos TNI AL Melano, Polsek Melano, kru KM. Sarana Borneo, keluarga korban dan masyarakat setempat.

 

Pewarta  : Slamet Ardiansyah

Editor      :  Slamet Ardiansyah

Peringati HUT ke-75 Jalasenastri, Para Istri TNI AL Lantamal XII Lakukan Tabur Bunga

Satgas Pemtas 643 dan CIQS Amankan Barang Illegal Asal Malaysia