in

KJRI Kuching bantu pemulangan 10 Orang WNI/PMI kondisi khusus

Foto : WNI/PMI berkondisi khusus saat tiba yang dipulangkan KJRI Kuching tiba di PLBN Entikong, Sanggau Kalbar. (Foto ist).

 

Jaringinfo.com PONTIANAK – Konsulat Jenderal Republik Indonsia (KJRI) Kuching kembali memberi bantuan  pemulangan/repatriasi ke Indonesia 10 orang WNI/PMI dalam kondisi khusus melalui Pos zlintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat,

“Ke 10 orang WNI/PMI itu kami bantu kepulangannya Rabu tanggal 25 Agustus 2021 melalui PLBN Entikong, dua orang diantaranya dalam kondisi  sakit kanker dan paru-paru,” kata Kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno melalui pers tertulisnya, Rabu (25/08/2021)

Yonny menjelaskan, WNI atas nama Halimah Ahmad, asal Kabupaten Blitar, Jatim yang mengidap penyakit kanker payudara yang sudah parah memohon bantuan  KJRI Kuching untuk  pemulangan  ke Indonesia karena ingin melanjutkan pengobatannya di Indonesia.

Sementara WNI atas nama Hartanto, asal Kota Pontianak, Kalbar melaporkan ke KJRI Kuching dalam kondisi sakit paru-paru (TBC) dan memohon bantuan pemulangan segera untuk melanjutan  perawatan di tempat asalnya.

KJRI Kuching juga bantu pulangkan WNI kondisi khusus yang diserahkan oleh pihak Imigresen Sarawak, diantaranya atas nama Dewi Alvionita  Amtahan, asal Kabupaten  Timor Tengah Utara, NTT, bersama bayinya yang baru dilahirkan tanggal 22 Juli 2021.

“Kami juga membantu kepulangan satu keluarga  terdiri dari dua orang WNI suami istri atas nama Marjuni Hadari dan Darwanti, asal Kabupaten Sambas, Kalbar,  beserta dua orang anaknya yang masih Balita atas nama Nur Resty dan Muhammad. Mereka semua tidak memiki dokumen perjalanan yang sah dan diserahkan oleh pihak imigresen Sarawak ke KJRI Kuching untuk dibantu dipulangkan ke Indonesia karena kondisi  anak-anaknya yang masih Balita,” papar Yonny.

Sementara lanjutnya,  dua orang WNI masing-masing  atas nama Yosi Aini, asal kota Metro, Lampung,  yang datang ke KJRI Kuching dan mengaku kondisi terlantar di Kuching karena sudah tidak mempunyai pekerjaan. Dan seorang WNI/PMI atas nama Jupri asal NTB yang diberhentikan perusahaannya karena tersangkut masalah dan diserahkan ke KJRI Kuching untuk dibantu pemulangannya.

Yonny mengatakan, sebelum dipulangkan ke Indonesia ke sepuluh orang WNI tersebut sebelumnya ditampung di rumah perlindungan (shelter) KJRI Kuching sambil menunggu proses penyelesaian dokumen perjalanan mereka. Mereka juga telah menjalani test COVID 19 sehari menjelang keberangkatan di rumah sakit KPJ Kuching dengan hasil negatif.

“Proses pemulangan 10 orang  WNI/PMI kondisi khusus tersebut berjalan lancar, di PLBN Entikong mereka diterima oleh Satgas Pemulangan WNI/PMI, dan selanjutnya menjalani proses pencegahan COVID-19 sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” pungkasnya.

 

Pewarta  : Slamet Ardiansyah.

Editor       : Slamet Ardiansyah.

Kodim 1203/Ktp Bersama Aparat Gabungan Berpatroli dan Beri Himbau Protokol Kesehatan

Satgas Pamtas 643/Wns Semprotan Disinfektan di Tempat Umum Wilayah Perbatasan