in

Satgas Pamtas 643/Wns Ikut Bersihkan Tanah Longsor Yang Menimpa Dua Rumah Warga

Foto : Anggota Satgas Pamtas Yonif Makanis 643/Wns bersama warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa salah satu rumah warga Entikong. (Foto ist).

 

Jaringinfo.com SANGGAU – Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia, Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti bersama masyarakat secara rensponsif membantu warga yang rumahnya tertimpa longsor tanah yang diakibatkan curah hujan yang tinggi selama tiga hari berturut-turut di Dusun Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat.

“Lonsor itu terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi selama tiga hari berturut-turut di wilayah Entikong mengakibatkan longsornya tebing setinggi 5 meter dan menimpa dua rumah warga hingga membuat salah satu dapur rumah tersebut hancur,” kata Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Sanggau Sabtu (28/08/2021).

Mengetahui kejadian itu ujar Dansatgas, anggotanya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns bergerak cepat berkoordinasi dengan Pemdes untuk bersama-sama cepat tanggap membantu warga yg rumahnya terkena timbunan longsor.

Dansatgas mengungkapkan, kegiatan kerja bakti bersama masyarakat ini dimulai dengan mengevakuasi barang-barang milik korban tertimpa longsoran.

“Dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, sekop kami bahu membahu membersihkan reruntuhan material longsor, membuat saluran air, tidak ada korban jiwa dalam musibah longsor,” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini yang kurang bersahabat,  Dansatgas juga menghimbau kepada warga agar selalu waspada. Ia mengingat saat ini hujan mulai sering terjadi dan letak geografis wilayah Desa Entikong kebanyakan berada di lereng-lerang dataran tinggi yang rentan mengakibatkan terjadinya longsor dan menimpa rumah yang berada di bawah tebing apabila hujan turun terus menerus.

Menurutnya warga lebih baik mengungsi dirumah saudara atau tetangga untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“Saya juga menekankan kepada seluruh jajaran Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns agar terus memonitor atau memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bencana tanah longsor ini cepat tanggap responsif membantu masyarakat sehingga bisa mengurangi resiko kerugian yang lebih besar,” tegas Dansatgas.

Kepala Desa Entikong, Kiki menyampaikan rasa apresiasi atas respon cepat Satgas Pamtas mengkoordinir kerja bakti ini.  Menurutnya dalam kebersamaan menangani kesulitan warga dengan cepat, dapat mempererat tali silaturahmi antara aparat dengan masyarakat.

 

Pewarta  : Slamet Ardiansyah.

Editor      : Slamet Ardiansyah.

Lanud Supadio Lakukan Pendampingan Psikoedukasi Satgas COVID-19

Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Tambah Pasokan Listrik ke PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia