in

Launching Produk UMKM BDC Zamrud Khatulistiwa, Edi Kamtono Dorong Pelaku UMKM Bangkit Tumbuhkan Ekonomi

Foto : Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melihat produk-produk UMKM usai diluncurkan di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak. (Foto ist)

 

Jaringinfo.com PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melaunching produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kalbar Rabu (15/09/2021).

Edi berharap, dengan dilaunchingnya produk unggulan kota Pontianak diharapkan menjadi role model untuk meningkatkan aktivitas lain untuk bersama-sama bangkit dari merosotnya perekonomian akibat pandemi COVID-19.

“Saya berharap pelaku usaha tetap semangat dan menganggap bahwa semua bukan saingan tapi rekan bisnis yang bersinergi  untuk maju bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, di era sekarang ini diperlukan kolaborasi semua pihak untuk membantu pelaku UMKM ditengah pandemi COVID-19.

“Baik proses pemasaran, permodalan, packaging, produksi sehingga menghasilkan produk yang berkualitas,” ujarnya.

Pemkot Pontianak bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Kalbar dan pihak lainnya juga terus berupaya memfasilitasi pelaku usaha dalam bentuk permodalan, pembinaan maupun promosi agar kualitas produk UMKM bisa naik kelas.

“Salah satu fasilitas promosi dan pemasaran produk UMKM yang telah disiapkan oleh Pemkot Pontianak adalah Gedung UMKM Center yang selalu dikunjungi wisatawan ketika berkunjung di Kota Pontianak,” tuturnya.

Dia menilai, produk yang dihasilkan sekarang ini juga banyak peminatnya serra tidak kalah bersaing dengan produk yang sudah paten di pasaran khususnya di Kota Pontianak.

“Pelaku UMKM hendaknya memanfaatkan sarana media digital untuk mempromosikan produknya agar lebih dikenal dan memudahkan masyarakat untuk mencarinya,” kata Edi.

 

Sumber  : Prokopim Kota Pontianak.

Editor      : Slamet Ardiansyah.

Di 2021, Pembayaran Santunan Kecalakaan Jasa Raharja Capai Rp 21 Milyar

KJRI Kuching Bantu Pemulangan Dua orang WNI/PMI di Sarawak ke Indonesia karena sakit