in

KJRI Kuching Bantu Pemulangan Dua Orang WNI/PMI Karena Sakit Kanker dan Lumpuh

Foto : KJRI Kuching mengatarkan kedua WNI/PMI yang mengalami sakit pulang dari Sarawak Malaysia ke Indonesia melalui PLBN Entikong. (Foto ist).

 

Jaringinfo.com KUCHING – Melalui sambungan telpon seluler Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Yonny Tri Prayitno menyebutkan pihaknya kembali membantu pemulangan dua orang WNI/PMI dengan kondisi khusus dari Sarawak Malaysia ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat.

 

“Pemulangan ke dua WNI/PMI itu sudah kami lakukan tadi pagi. Keduanya dipulangkan kondisi khusus karena sakit Kanker dan Lumpuh Kaki,” kata Kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno, Jumat (24/09/2021).

 

Yonny mengatakan, sebelumnya pada tanggal 4 September 2021  KJRI Kuching mendapat laporan pengaduan dari seorang WNI/PMI yang berada di Kota Miri.

 

“Kami memdapatkan laporan seorang ibu yang melaporkan suaminya atas nama Dedi Permadi asal Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sedang dirawat di Rumah Sakit Miri karena sakit kanker darah yang parah dan meminta bantuan KJRI Kuching untuk dipulangkan ke Indonesia  guna perawatan lebih lanjut di kota asalnya Pangandaran, Jawa Barat,” tutur Yonny.

 

Kemudian ujarnya, atas pengaduan tersebut KJRI Kuching segera berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Miri dan majikan tempat yang bersangkutan bekerja untuk mendukung proses pemulangan yang bersangkutan.

 

Namun pihak Rumah Sakit belum mengijinkan yang bersangkutan untuk dipulangkan segera karena kondisi sakitnya parah dan masih lemah.

 

“Pada tanggal 23 September 2021 oleh pihak Rumah Sakit yang bersangkutan  dinyatakan sudah boleh melakukan perjalanan pulang ke Indonesia dan  setibanya di Kuching yang bersangkutan bersama istrinya ditampung lebih dulu di rumah perlindungan (Shelter) KJRI Kuching sebelum diproses pemulangan pada hari ini,” jelasnya.

 

Sementara seorang lagi WNI/PMI dalam kondisi khusus lainnya atas nama Sela Nuriyawan asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang sudah bebas dari masa tahanan karena masalah keimigrasian.

 

“Yang bersangkutan ini menderita lumpuh pada kakinya dan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Sarawak. Selanjutnya Pihak imigresen Sarawak berkoordinasi dengan KJRI Kuching membantu secepatnya pemulangan yang bersangkutan untuk pengobatan lebih lanjut di kota asalnya. Kemudian segera diproses pemulangannya oleh KJRI Kuching dari Penjara Puncak Borneo menuju PLBN Entikong,” kata Yonny.

 

Sebelum pemulangan,  kedua WNI/PMI kondisi khusus tersebut bersama istri dari Dedi Permadi telah menjalani protokol kesehatan dengan melakukan test COVID-19 di Rumah Sakit tempat mereka dirawat dengan hasil negatif.

 

“Kami bersukur berkat kerjasmaa semua pihak proses pemulangan berjalan lancar walaupun berbeda jam ketibaan mereka di PLBN Entikong. Mereka diterima oleh Satgas Pemulangan WNI/PMI Entikong dan akan menjalani proses pencegahan COVID-19 sebelum dipulangkan ketempat asalnya masing-masing,” tutup Yonny.

 

Pewarta/Editor : Slamet Ardiansyah.

Kotama TNI AL Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Ikuti Prajurit Lantamal XII

Kadarkum Berperan Dalam Upaya Perlindungan Anak