in

BKKBN-Komisi IX DPR RI Sosialisasi PK 21 dan Program Bangga Kencana di Kalbar

Jaringinfo.com KUBU RAYA – Salah satu wujud akuntabilitas pelayanan publik,  kebersamaan antara BKKBN – DPR RI Komisi IX dalam Sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 dan Program Bangga Kencana. Sebagai mitra BKKBN – DPR RI selalu berjalan berdampingan  memberikan pelayanan kepada masyarakat, disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Tenny C Soriton pada kegiatan Sosialisasi PK2021 bersama Mitra Kerja di Balai pertemuan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.

 

Dijelaskannya, kegiatan sosialisasi PK2021 dan Program Bangga Kencana bersama Mitra sekaligus untuk monitoring dua kegiatan utama yaitu Program Bangga Kencana dan Program Pendataan Keluarga Tahun 2021, “penting nya Data untuk intervensi Program”, Kata Tenny C Soriton di Kubu Raya, Sabtu (25/09/2021)

 

Dijelaskan Tenny, berdasarkan Data yang ada di Kalimantan Barat angka Kematian Ibu melahirkan masih cukup tinggi sekitar 237ribu/1000 dan angka kematian bayi 27ribu/1000 ini perlu perhatian serius bagi kita semua untuk intervensi program.

 

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk mensosialisasikan 4 T (Terlalu muda usai melahirkan di bawah 21 tahun, Terlalu rapat jarak kelahiran yakni kurang dari 5 tahun, Terlalu tua usia untuk melahirkan yakni di atas 35 tahun, dan Terlalu sering melahirkan),” ungkap Tenny C Soriton.

 

Menueutnya, di masa pandemi ini, pelayanan kontrasepsi tetap berjalan dengan aman sesuai protap Kesehatan Covid-19, hal ini sesuai dengan konsep new normal yang diusung  BKKBN secara sederhana, Kata Tenny C Soriton.

 

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Kalbar 1, Alifuddin menyoroti soal tingginya angka Perkawinan muda di Kalbar.

 

“Saya sangat prihatin dengan tingginya Angka perkawinan muda di Kalimantan Barat dan ini perlu perhatian serius serta kerja sama semua pihak baik instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para remaja untuk berjalan bersama sama mengatasi permasalahan ini,” kata Alifuddin.

 

Ditambahkannya, berdasarkan data yang ada, di Kalimantan Barat 14,25 persen wanita umur 10 – 16 tahun sudah menikah (SP2020) dan ini juga salah satu penyumbang angka kematian Ibu melahirkan, Angka Kematian Bayi dan Angka terpapar Stunting.

 

Dilain pihak, PKB Ahli Utama BKKBN, Eli Kusnaedi yang hadir mewakili Plt Deputi Adpin BKKBN menyampaikan, Kegiatan ini adalah inisiatif Anggota DPR RI Komisi IX.

 

“Bapak Alifuddin dari komisi IX DPR RI yang merupakan salah satu Mitra Kerja BKKBN yang terkait dengan Pembangunan Keluarga,” kata Eli Kusnaedi.

 

Selain itu DPR juga akan mengawal penganggaran serta melakukan pengawasan seperti yang sekarang ini beliau turut hadir ditengah tengah masyarakat.

 

Diterangkannya, berbicara tentang penduduk, tentu akan bicara tentang kwalitas dan Kwantitas penduduk.

 

“Mobilitas penduduk/penggerakan adalah data dan informasi penduduk makanya kita lakukan pendataan keluarga dan administrasi kependudukan,” jelas Eli Kusnaedi.

 

Menurutnya, penduduk Indonesia termasuk terbesar didunia dengan jumlah 272 juta jiwa dari hasil Sensus Penduduk Tahun 2020.

 

Pendataan Keluarga akan menginput kemandirian Keluarga, Kebahagian Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga. Pembangunan Keluarga harus dikedepankan sehingga menjadi keluarga keluarga yang berkualitas.

 

Agar kualitas penduduk semakin meningkat, ada 3 hal yang saat ini sedang diperjuangkan BKKBN yaitu, Pendampingan Keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan Vaksinasi Keluarga.

 

Mengenai Vaksinasi Eli Kusnaedi berharap kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para pemuda yang hadir untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat bahwa vaksin adalah salah satu ikhtiar kita untuk mencegah terjadinya Virus, tutup Eli Kusnaedi.

 

Kegiatan Sosialisasi bersama Mitra dibuka Sekretaris DP3KB yang mewakili Kepala DP3KB Kabupaten Kubu Raya yang dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Camat Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.

 

 

Sumber : Humas BKKBN Kalbar.

Editor    : Tim Redaksi jaringinfo.com.

Wako Edi Kamtono Apresiasi Yakorma Gelar Serbu Vaksinasi Diikuti 500 Peserta

Lantamal XII Kembali Dukung Kegiatan Serbuan Vaksinasi dari FKPPI Kota Pontianak