in

Kasat Reskrim : Dugaan Kuat Itu Bukan Peluru Tajam, Dugaan Penembakan Bank Sinarmas Pontianak

Foto : Polisi sedang melalukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan penembakan gedung Bank Sinarmas. (Foto ist)

 

Jaringinfo.com PONTIANAK – Bangunan gedung Bank Sinarmas yang terletak di Jalan Gajah Mada Pontianak, Kalimantan Barat, diduga ditembak hingga mengalami beberapa lubang yang nyaris menembus dinding kaca. Menanggapi adanya peristiwa yang diduga penembakan pada bangunan gedung Kasat Reskrim Polreata Pontianak, AKP Rully Robinson Polii mengatakan hingga saat ini Polisi masih menunggu laporan resmi dari pihak Bank Sinarmas terkait dugaan penembakan tersebut.

 

“Memang benar, tadi pagi kami mendapat informasi terkait dugaan penembakan itu sekitar pukul 08.00 WIB. Dan adanya lobang di salah satu sisi gedung Bank Sinarmas,” kata AKP Rully Robinson Polii di Pontianak, Kalbar, Senin (26/09/2021).

 

Rully mengatakan, terkait temuan itu, Sat Reskrim Polresta Pontianak telah melakukan identifikasi dan sudah dicek oleh Tim identifikasi Polresta Pontianak di lokasi kejadian.

 

“Dari hasil pengecekan itu, memang benar ditemukan beberapa lobang. Akan tetapi kami belum bisa memastikan apakah itu bekas peluru tajam, kelereng atau peluru senapan angin. Namun saat kami periksa lubang-lubang tersebut tidak tembus ke dalam ruang gedung Bank Sinarmas dan kemungkinan besar bukan merupakan peluru tajam. Dan barang bukti yang kami temukan hanya pecahan kaca,” kata Kasat Reskrim.

 

Rully menambahkan sejauh ini dari hasil pengecekan dugaan lubang akibat penembakan terdapat empat lubang, tiga di sebelah sisi kiri gedung dan satu di sebelah kanan.

 

“Kami juga hingga saat ini belum bisa memastikan jenis peluru apa yang digunakan. Dugaan kuat lubang-lubang itu akibat tembakan dengan mengunakan kelerang. Karena ada beberapa kelerengan baik masih utuh maupun dalam keadaan pecah kami temukan dibawa bekas lubang tembakan.  Dan terkait hal ini setelah mendapatkan laporan resmi, kami akan melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut,” katanya.

 

Sementara itu, Denny dari Perwakilan Bank Sinarmas mengatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Kejadian itu pertama kali di ketahui oleh salah satu Office Boy yang sedang sedang membersihkan ruang kantor pagi tadi.

 

“Untuk saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dan kami belum berani bersirkulasi memberi keterangan karena kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

 

 

Pewarta/Editor  : Tim Redaksi jaringinfo.com.

Nelayan Pemangkat Demo Tuntut Batalkan PP Nomor 85

Panglima Kodam XII/Tpr Beri Pengarahan Kepada Prajurit dan PNS