in

Pentingnya Asuransi Usaha Tani Bagi Para Petani Kalbar

Jaringinfo.com PONTIANAK – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat, Florentinus Anum membuka secara resmi Rapat Koordinasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Aula Dinas TPH Kalbar, Kamis (07/10/2021).

 

“Pentingnya fungsi dan peran dari penerapan AUTP supaya para petani bisa terbantu dalam proses produksi tanaman padi karena jika terjadi gagal panen dikarenakan banjir, kekeringan dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) maka petani akan mendapatkan kompensasi dari AUTP) tersebut,” ujar Florentinus Anum.

 

Menurutnya, pelaksanaan Rakor AUTP agar mampu menyimpulkan satu pengertian tentang begitu pentingnya AUTP bagi petani, mengingat faktor alam dan cuaca saat ini yang sering berfluktuatif.

 

“Dan, hal ini  sangat penting agar para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan AUTP, “ungkap Florentinus Anum.

 

Rapat Koordinasi AUTP itu diikuti oleh perwakilan dinas pertanian kabupaten/kota se-Kalbar dan menghadirkan  narasumber Siswanto dari PT Asuransi Jasa Indonesia. Asuransi Pertanian sangat penting bagi para petani untuk melindungi usahataninya. Hal itu merupakan pengalihan risiko yang dapat memberikan ganti rugi akibat kerugian usahatani sehingga keberlangsungan usahatani dapat terjamin.

 

“Asuransi Pertanian merupakan bentuk pengelolaan risiko (risk management) dimana kepesertaan petani dalam jumlah banyak menghasilkan dana yang banyak pula untuk cadangan pembayaran ganti-rugi bagi petani yang terkena bencana,” kata Siswanto.

 

Ia menambahkan, melalui program AUTP, jaminan dapat diberikan terhadap kerugian akibat kerusakan tanaman yang disebabkan oleh banjir, kekeringan, serta serangan hama dan penyakit tanaman atau organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

 

Dengan AUTP, petani dapat mengajukan klaim (tuntutan) untuk memperoleh ganti rugi. Sehingga mampu melakukan atau melanjutkan kegiatan berusahatani karena sudah memiliki modal kerja yang diperolehnya, yakni ganti rugi atas risiko usahatani yang dialaminya.

 

“Berkenaan dengan hal tersebut diatas, Kementerian Pertanian akan terus melaksanakan program AUTP pada tahun 2021 dan memberikan bantuan premi kepada petani yang menjadi peserta,” pungkas Siswanto.

 

 

Sumber  : Humas Pemprov Kalbar.

Editor      : Tim Redaksi jaringinfo.com.

Wako Edi Bahas Zonasi dan Guru PPPK Bersama Komisi X DPR RI

Polri Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur Sesuai Prosedur