in

BKKBN Kalbar Berkolaborasi Bersama Perguruan Tinggi Atasi Stunting

Jaringinfo.com Pontianak – Perguruan tinggi sebagai mitra BKKBN telah ditunjuk untuk membantu BKKBN dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kalimantan Barat. Angka Stunting Kalimantan barat masih tinggi berkisar di angka 29,08 persen di Indonesia sehingga perlu percepatan penanggulangan Stunting yang bekerja sama dengan semua pihak dalam hal ini adalah perguruan tinggi.

 

Perwakilan BKKBN Kalbar dalam penanggulangan Stunting mempercayakan kepada Universitas dan Poltekes baik negeri maupun Swasta yang ada di Kalbar.

 

“Untuk itu saya selaku penanggung jawab PIC (Person In Charge) Kalimantan Barat dan dibantu 22 orang penanggung jawab PIC tersebar di 11 Kabupaten/Kota yang ditunjuk oleh BKKBN Pusat sampaikan terima kasih telah dipercayakan untuk ikut ambil bagian dalam permasalahan Stunting dalam melakukan pendampingan”, Kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung pura Pontianak, Muhammad Asroruddin, di Pontianak, Senin (21/03/2022).

 

Muhammad mengatakan, tugas Tim Pelaksana Pendampingan Perguruan Tinggi yang utama adalah melakukan pendampingan dan memberikan masukan serta membuat program- program yang bersinergi dengan BKKBN

 

“Sehingga kita bersama sama bekerja dan bekerja sama menurunkan Stunting yang masih tinggi dan target kita setahun bisa turun 3 sampai 4 persen,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, pihaknya juga melakukan penyusunan analisis situasi dan melaksanakan rekomendasi umpan balik, “kami akan mengambil data apakah dalam akhir tahun 2022 sudah atau belum tercapai target yang telah ditetapkan,” terang Asrorudin.

 

Mengingat Kalbar ini luas, di setiap 11 kabupaten/kota (tidak termasuk Ketapang, Singkawang dan Mempawah) yang telah ditetapkan masing masing mempunyai dua (2) orang penanggung jawab PIC nya.

 

“Fokus kegiatan kita sesuai arahan BKKBN ada lima pilar diutamakan pilar penguatan dan pengembangan sistem data informasi serta inovasi kemudian yang sangat penting adalah komunikasi perubahan perilaku,” terang Asrorudin.

 

Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Muslimat saat membuka sosialisasi Program Bangga Kencana di Kampung KB dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengatakan, BKKBN Pusat bekerja sama dengan perguruan tinggi Gajahmada sebagai koordinator pendampingan di tingkat pusat dan bahkan di 34 provinsi telah ditunjuk penanggung jawab pendampingan percepatan penurunan Stunting khususnya di Kalbar telah ditunjuk Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung pura.

 

Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kampung KB Dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di hotel maestro pontianak, Senin 21 Maret 2022 dikuti 22 orang Tim Pendampingan Perguruan Tinggi, OPD-KB 14 kabupaten/kota.

 

Kegiatan pendampingan merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi dan bekerja sama dengan BKKBN dimana perguruan tinggi tersebut melakukan kegiatan kegiatan khususnya mahasiswa yang turun kelapangan baik itu KKN Tematik, Kampus Merdeka maupun mahasiswa peduli Stunting (Mahasiswa Penting). Disampaikan juga, terutama penurunan Stunting di 11 kabupaten/kota yang sudah ada PIC nya, OPD-KB dapat berkoordinasi dan memanfaatkan tenaga tersebut terutama dalam percepatan penurunan Stunting khususnya di kabupaten/kota dan umumnya di Kalbar,” kata Muslimat.

 

Sekarang ini BKKBN sedang melakukan proses rekrutmen tenaga satgas Stunting yang juga nantinya akan membantu Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan maupun tingkat desa. Disetiap kabupaten/kota nantinya akan diisi sembilan orang satgas Stunting.

 

Disampaikan Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan orientasi kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang jumlahnya 12.609 orang terdiri dari 14 kabupaten/kota, untuk itu kami mohon kerjasama bapak ibu dapat memfasilitasi tempat pelaksanaan nya.

 

BKKBN berharap dengan melibatkan semua komponen, semua sektor, perguruan tinggi dan pemangku kepentingan yang saling berkolaborasi, mudah mudahan Stunting di Kalbar yang masih tinggi dapat kita turunkan.

 

“Selain Stunting kegiatan lain juga tak kalah pentingnya, untuk itu kepada OPD-KB kabupaten/kota tetap fokus juga pada program Bangga Kencana lainnya seperti target peserta KB Baru, peserta KB aktif serta Kegiatan ProPN nya,” terang Muslimat. (Rilis).

 

Sumber  : Humas BKKBN Kalbar.
Editor      : Tim Redaksi jaringinfo.com.

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 144/Jaya Yudha

MTQ XXX Kecamatan Pontianak Selatan Diikuti 229 Peserta